Ambisi jokowi membangun IKN

Tulisan ini adalah transkip dari youtube guru gembul! Mohom bijak dalam menanggapi!




Assalamualaikum Selamat datang kembali di guru Gembul channel video ini dibuat satu pekan sebelum Hud RI yang ke-79 yang biasanya akan dirayakan besar-besaran dan seru-seruan di seluruh wilayah Indonesia dan seperti biasa kita memang akan merayakannya termasuk juga di Istana Negara cuman bedanya untuk yang tahun ini istana negaranya ada dua dan karena itu perayaannya pun akan dilaksanakan di dua tempat secara hibrida di Jakarta sebagai ibuota lama dan IKN sebagai ibu kota baru membayangkan perayaan HUT RI ke sekian dari dua istana yang berbeda itu saya agak bingung gitu Apakah Presiden di satu tempat dan Wakil Presiden di tempat yang lain Saya juga tidak tahu bagaimana teknisnya juga saya tidak tahu hanya saja yang jelasnya itu adalah bahwa anggaran untuk menyelenggarakan hari besar Indonesia itu mungkin akan bongsor konon kemarin-kemarin juga alpart yang disediakan itu sampai harus 1000 buah dan dari 1000 buah itu sewaan semua yang harga satu sewanya itu bisa mencapai Rp25 juta jadi ongkosnya besar sekali tapi ya sama seperti Pak pejabat kemarin yang mengatakan bahwa apa ya kemarin dia ngomong apa ya bahwa tidak ada yang mahal untuk kemerdekaan tapi sebenarnya ya memang untuk kemerdekaan tidak ada yang lebih mahal cuman maksudnya untuk hari raya kemerdekaan Ya tentu saja ada sesuatu yang mahal karena ini cuman hari raya gitu kan ee yang kalimat yang lebih tepat saya pikir adalah tidak ada yang lebih mahal kalau yang bayar itu adalah rakyat kan begitu ya kan mereka yang naik alpadnya kita yang bayarnya gitu tapi ya sudah tidak apa-apa cuman Maksudnya E kenapa bisa besar Kenapa bisa bongsor e biaya yang akan dikeluarkan kelak itu juga sebenarnya adalah cerminan dari besarnya anggaran yang dibutuhkan di IKN dan itu semuanya tanpa kehendak dadakan dan bisa dibilang insidental kenapa bisa seperti itu simak videonya sampai tuntas Yuk kita bahas saya harus menjelaskan bahwa saya adalah termasuk orang yang setuju untuk ibu kota dipindahkan Kenapa bukan karena IKN bagus tapi karena Jakarta jelek Jadi kalau misal saya ada di satu gedung Jakarta secara random di Manap pun saya berada Saya ada di puncak teratasnya maka saya pasti akan melihat di satu sisi sebuah pem angan yang nampak modern yang sangat hebat dengan gudung-gudung pencakar langit dan beton-beton yang sangat begitu megahnya tetapi di sisi lain saya juga akan melihat perkampungan kumuh yang tidak terawat yang kotor yang banyak orang-orang miskinnya di sana Jadi Jakarta itu memberikan kepada kita langsung pemandangan yang dobel gitu seperti penjahatnya film Batman two face gitu Jadi ada sesuatu yang mengerikannya dan ada sesuatu yang dianggap membanggakannya dan itu tentu saja tidak cocok untuk sebuah ibuota bukan hanya hanya soal pemandangan tapi setiap membangun di sana biayanya akan jauh lebih mahal sangat tidak efisien dan karena itu wajar kalau misalkan kita menginginkan untuk memulai dari awal membangun sebuah ibu kota yang bagus yang baik ya semacam itulah kurang lebihnya tetapi yang saya tidak setuju adalah bahwa IKN itu terkesan mendadak dan tergesa-gesa dan kesan itu bisa dijelaskan secara terbuka Maksudnya semua orang bisa melihat secara terbuka Betapa mendadak dan tergesa-gesanya ini kita mulai misalkan dari mana ia munculnya dari mana ia Muncul itu adalah ide yang sangat lawas dari sejak Bung Karno sudah menginginkan supaya ibu kota itu dipindahkan tapi ke mana dan kapan itu disesuaikan dengan kebutuhan pada waktu itu dan relatif dianggap tidak mendesak sehingga dibiarkan saja selama bertahun-tahun tiba-tiba Pak Jokowi menginginkan agar ibu kota dipindahkan kapan dia mengatakan itu bulan Agustus tahun 2009 di masa kampanye itu beliau enggak pernah ngomong bahwa kita akan pindah ibuota bahwa kita akan mendirikan yang namanya IKN enggak ada dan tidak ada jejak sama sekali tidak ada firasat sama sekali semuanya baik-baik saja gitu karena memang nampaknya pada waktu itu belum terencana belum enggak apa gitu Jadi Pak Jokowi kalau misalkan kampanye pada waktu itu kan hanya yang ingat yang saya ingat gitu ya hanya bagi-bagi kartu kesempatan bagi-bagi kartu dana umum gitu kartu bebas penjara ya yang semacam itu kartu-kartu yang semacam itu dan itu normal biasa aja bagus aja gitu cuman maksudnya pada waktu itu sama sekali tidak ada kampanye soal ibu kota baru Tetapi beberapa bulan kemudian setelah dilantik tiba-tiba di depan DPR mengatakan bahwa Izinkan saya untuk memindahkan ibu kota Nah ini yang membingungkan kok tiba-tiba gitu maksudnya wangsitnya dari mana Kok enggak bilang-bilang dulu gitu kan Ini presiden dan punya jabatan publik dan apa yang dia katakan juga sebenarnya adalah proek publik gitu proyek yang sangat luar biasa kok tiba-tiba ada pada waktu itu saja mendadak gitu makanya kemudian rakyat bertanya-tanya oke kita maulah pindah ibu kota tapi kok mendadak gini Pak ada apa gitu eh dan pada waktu itu di tahun 2019 di tahun 2020 tahun 2021 itu kan lagi masa-masanya covid gitu jadi negara menyiapkan anggaran yang sangat besar ketika negara justru lagi mengalami paceklik dana gitu pada waktu itu kan Indonesia sampai harus tekor utang gitu ke mana-mana kemudian anggaran untuk ini dan itu itu dipangkas semuanya dialokasikan untuk kesehatan warga Nah dengan dalam kondisi yang seperti itu tibatiba presiden meminta agar ibu kota dipindahkan Dan pemindahan ibu kota itu tentu saja adalah proyek berskala besar gitu nah ini anggarannya dari mana duitnya dari mana rakyat pada waktu itu bingung karena tidak dilibatkan sama sekali jadi tidak ada desas-desusnya dulu tidak ada rancangan yang dilempar dulu tiba-tiba langsung mau dipindahkan rakyat bingung loh Oh i i setuju setuju tapi ee Ini anggarannya dari mana ya pak presiden pada waktu itu mengatakan bahwa tidak akan menggunakan anggaran dari negara tetapi akan menggunakan dana dari investor dari ya yang macam-macam upaya untuk mengumpulkan dana dan sebagainya cuman lagi-lagi ini membingungkan Maksudnya ya bayangkan pada waktu itu sedang ada dalam ee cerita covid kemudian tiba-tiba IKN ada didirikan ini bingung yang lebih membingungkannya lagi adalah pada waktu itu Pak Jokowi ngomong bahwa ibu kota akan dipindahkan enggak Berapa lama kemudian muncul sebuah surat pernyataan bahwa e kami sudah melakukan riset terhadap lingkungan terhadap amdalnya yang di sana dan semuanya baik-baik saja lah kan maksud saya saya mohon Maf Bara kan tiba kan harusnya tuh ada riset terhadap lingkungannya dulu Nah setelah itu kalau sudah fix baru kita bikin sesuatu nah ini mah kita putuskan untuk bikin sesuatu dulu di satu tempat kemudian ada surat yang menyusul bahwa silakan boleh di sini karena sudah ada analisis dampak lingkungan kebalik dan waktunya tuh bentar banget kalau riset lingkungan itu kan pasti panjang ya tapi ini saya juga kenapa dan riset yang tidak panjang ini dan sepertinya penuh intervensi Ini akhirnya juga melahirkan sesuatu yang bisa dibilang konyol misalkan gini Baraya IKN yang sekarang itu didirikan di atas tumpukan cadangan batu bara yang sangat besar yang sangat banyak Kalimantan itu kan kayakakan batubara ya Nah termasuk di IKN ini jadi di ikain itu bagian bawahnya itu penuh dengan batu bara bisa ditambang itu seharusnya dampaknya apa dampaknya di wilayah yang penuh dengan batu bara seperti itu akan sulit untuk mendapatkan air tanah presiden nanti susah untuk mengakses air tanah itu yang pertama Kemudian yang kedua karena itu batu bara Maka sangat mudah terbakar jadi ibu kota nanti itu akan mudah terbakar ibu kota kebakaran kan enggak lucu Baraya walaupun saya sekarang ketahu ketawanya miris karena perencanaan yang yang lucu gitu tapi kalau misalkan sudah kebakaran banget itu tragedi bukan komedi Nah itu adalah dampak dari Analisis terhadap dampak lingkungan yang memang tidak komprehensif dan seakan-akan dibuat hanya untuk formalitas saja gitu Bagaimana ceritanya bagaimana ceritanya ibu kota baru dibikin di atas tumpukan batu bara gitu selain susah air nah sampai sekarang kan Pak Jokowi Kemarin mengeluh bahwa IKN akan kita tunda E peresmiannya dan sebeginibitunya gara-gara apa airnya belum memadai listriknya belum memadai ya airnya pasti belum memadai karena susah sekali untuk bikin pasokan air ee khususnya ngambil air tanah kalau misalkan di dalamnya batu bara nah tapi kenapa e baru tahu sekarang ya karena tidak ada analisis lingkungan sebelum-sebelumnya bahkan ee pertanyaan ini juga mengacu pada pertanyaan yang lebih besar lagi sebelumnya yaitu Kenapa tiba-tiba ada dan rakyat tiba-tiba dikasih tahu bahwa kita memang harus pindah gitu nah sosialisasi terhadap rakyat yang kurang ini akhirnya juga membuat beberapa pertanyaan baru misalkan Oke ibuota harus pindah ke tempat yang bagus tapi kenapa harus ke wilayah situ gitu wilayah IKN yang sekarang gitu coba pertanyakan itu gitu kan selama ini Pak Jokowi hanya mengatakan bahwa wilayah itu adalah di tengah-tengah Indonesia gitu Tapi kan alasannya enggak mungkin sesimpel itu gitu jadi untuk memilih Ibu Kota Baru tuh ya benar-benar Banyak sekali pertimbangan-pertimbangan yang harus kita ambil gitu tapi kenapa ini yang dikasih tahu hanya kepada rakyat hanya satu itu aja bahwa wilayah itu ada di tengah-tengah gitu coba Misalkan akhirnya kan memunculkan lebih banyak masalah masalahnya apa yang tadi itu ya bahwa di situ banyak batu baranya sehingga susah untuk mendapatkan akses kemudian ternyata tanah itu adalah tanah yang sudah dimiliki oleh banyak orang di sana ada tanah adat kemudian ada tanah milik masyarakat dan sebagainya yang kemudian dibabat diambil menjadi jadi IKN nah ini ini juga menjadi masalah sekali lagi pertanyaan paling awalnya itu adalah ini kenapa bisa semendadak ini sedemikian sehingga masalah-masalah muncul baru belakangan kan Pak Jokowi akhirnya jadi malu sendiri dan saya pikir juga harus introspeksi gitu sekarang sekarang nih ya Pak Jokowi itu sudah disiapkan lahan yang sangat besar untuk rumah pensiunnya hadiah dari negara karena sudah menjadi kepala negara kalau tanahnya gede banget dan strategis banget di kampung halaman nya strategis nah ini IKN gimana ceritanya mau strategis ya strategisnya sih hanya dilihat dari e di tengah tengah tapi kan strategisnya bukan seperti itu sampai sekarang misalkan orang-orang yang mau jadi PNS ke sana panik misalkan diteror gitu ya bayangkan mau pindah ke sana tapi air belum memadai listrik belum memadai bandara belum bisa dipakai terminal-terminal belum bisa dipakai kemudian rumah sakit belum ada kalaupun ada kayaknya belum bisa dipakai sekolah buat anak-anak juga belum ada semuanya masih belum ada sememuanya masih dibangun Nah kenapa bisa seperti ini ya karena mendadak itu bayangkan Baraya kalau misalkan Baraya mau bikin yang namanya buch khalifah itu selesai dalam 5 tahun Nah Pak Jokowi minta bikin sebuah kota yang ukurannyaelebih dari 6.000 hektar bukan satu gedung tunggal gitu tapi sebuah kota itu harus dibikin kurang dari 5 tahun dan tanpa perencanaan sebelumnya makanya Amdal apa segala rupanya dilewati dilibas saja termasuk juga sengketa tanah sampai sekarang masih enggak selesai-selesai sama sengketa tanah itu karena apa ya karena tidak ada penelitian Kenapa tidak ada penelitian tiba-tiba mendadak dan sesudah mendadak tiba-tiba mendesak saya saya nanya sekali lagi ya saya setuju banget kalau ibu kataa kita memang mau pindah tapi kenapa semendadak ini dan kenapa semendesak ini gitu Pak Jokowi e pas kampanye enggak ngomong apa-apa sesudahnya tiba-tiba langsung harus kita didirikan gitu dan harus selesai Sebelum masa jabatan saya selesai itu itu maksudnya gimana bar ya dalam proses pembangunannya pada akhirnya juga jadi masalah yaitu Apa karena memang tidak ada analisis dan riset sebelumnya terhadap lingkungan yang ada di sana ketika mau ngebangun susah karena apa karena tanahnya lumpur kalau kalau musim panas keringnya kering kering kerontang kalau pas musim hujan itu basah jeblog tanahnya langsung jadi lumpur Nah itu mau dibikin kota Bagaimana ceritanya akhirnya Apa akhirnya ada berpuluh-puluh juta ton batu dipindahkan dari Sulawesi ke Kalimantan untuk meratakan jalan untuk menjadi pondasi untuk menjadi bagian dari alas IKN itu akhirnya apa kerusakan lingkungan yang parah dan kerusakan terhadap kesehatan warga di Sulawesi terjadi jadi katanya IKN Itu adalah sebuah ibu kota yang sangat ramah lingkungan tapi dibangunnya dengan cara yang mengabaikan urusan-urusan lingkungan dan bahkan merusak lingkungan sampai ke pulau lain ini engak ini enggak akan jadi masalah serius enggak akan jadi masalah kalau tidak mendadak dan tidak tergesa-gesa Kalau sebelum mau ngebangun presiden ngomong ini tanah-tanah yang ini bebaskan dulu setelah tanah yang dibebaskan Yuk kita analisis dampak lingkungannya Oh tanahnya ternyata seperti ini ayo kita selesaikan atau kita pindahkan kita geser ke sini dan sebagainya kan selesai ini mah enggak putusannya dulu setelah itu sengketa tanah baru diurusin ee lingkungan hidup baru diurusin listrik dan lain sebagainya baru diurusin termasuk juga akhirnya apa dana anggaran karena tergesah-gesah ini ini saya bingung saya alasannya itu tergesa-gesanya itu bukan soal ikn-nya karena tergesa-gesa ini Pemerintah kan sempat mengatakan bahwa kami tidak akan ngambil uang dari negara enggak akan ngambil dari APBN karena semuanya akan diserahkan kepada investor ada enggak investor yang datang keak ada ada kemarin-kemarin itu misalkan dari softbank gitu ya dari Jepang itu mau ngasih 1000 400 triliun gede banget ya buat investasi di situ tapi kan akhirnya enggak jadi kemudian ada lagi kesempatan di Uni Emirat Arab gitu ya Ternyata enggak jadi ada kesempatan dari Saudi Arabia ternyata juga enggak jadi akhirnya enggak jadi enggak jadi semua Alasannya kenapa alasannya wajar karena pada waktu itu masih covid ya Negara mana yang mau menghambur-hamburkan dana untuk investasi jangka panjang padahal pada waktu itu sedang covid kan enggak ada yang mau nah kalau negara-negara yang lain memang enggak mau dan memang masuk akal kenapa Indonesia tiba-tiba mau gitu tiba-tiba mau bikin sebuah proyek yang raksasa justru di tengah-tengah kemiskinan dan kebutuhan kita terhadap anggaran yang sangat besar untuk kesehatan kok tiba-tiba malah mau bikin ibu kota baru dan ya ya akhirnya apa si Jepangnya mundur si investor-investor asing mundur enggak ada yang mau kan Ya wajar l seperti itu kalau tidak kita tidak tergesa-gesa misalkan ya kita cari dulu investor kalau misalkan ada baru kita umumkan gitu ya baru kita mulai proyeknya kan baru bisa ini m kan enggak putus putuskan dulu baru sekarang kita keliling-keliling nyari investor Siapa yang mau dan bahkan kemarin saking enggak adanya investor itu saya mohon maaf ya ada satu blunder yang mengerikan ketika presiden menaikkan sebuah peraturan bahwa investor silakan datang ke sini karena dipersilakan untuk hak guna pakai selama 190 tahun pengusaha-pengusaha itu ditawarkan untuk minjam tanah negara selama 190 tahun itu mah company juga enggak sampai segitunya 190 tahun itu berari berarti berapa generasi 7uh generasi en generasi kan enam generasi artinya apa orang yang minjam di situ ya bukan minjam namanya itu menjadi hak milik aja karena orang umurnya berapa tahun sih jadi hak milik aja gitu itu sampai ditawarkan segitunya hanya demi mendapatkan investor tapi tetap investornya enggak ada ya Sekali lagi Ya wajar mereka tuh waras investor itu waras gitu gimana ceritanya mereka mau menggelontorkan uang tapi untuk investasi jangka panjang nya dapat duitnya tu dalam puluhan tahun berikutnya gitu balik modalnya tu dalam puluhan tahun berikutnya gitu dalam kondisi pada waktu itu sedang covid gitu Nah makanya yang jadi pertanyaannya itu adalah Kenapa kita maksain banget dengan proyek itu gitu jangan-jangan tapi ini mah jangan-jangan ya bukan bukan apa gitu jangan-jangan pernyataan Paroki grung itu benar gitu jadi maksudnya pak Jokowi itu ini mah Ambisi pribadinya agar dirinya memiliki Legacy agar dirinya itu bisa diingat Sampai Akhir Zaman bahwa bahwa dirinyalah yang mendirikan IKN gitu Itulah sebabnya didirikannya pas masa periode kedua Pak Jokowi keingatan Oh langsung aja gitu ya Dan harus diselesaikan Sebelum masa jabatannya usai gitu mungkin gitu gitu Jadi nanti kan sekarang hirukpikuknya ee kontroversinya rebutan tanahnya sengketanya kemudian analisis lingkungan dan sebagainya sekarang Tapi nanti kan Pak Jokowi akan dikenang sepanjang masa sebagai orang yang memindahkan ibu kota di Indonesia mungkin enggak sih kayak gitu gitu ya jangan-jangan seperti itu soalnya ini terdesak banget tetapi yang dipakai itu adalah anggaran negara anggaran rakyat Nah karena di sini banyak kebingungan banyak spekulasi banyak pertanyaan-pertanyaan sampai kemarin pun ada Puncak pertanyaan itu Pak Bambang sama Pak Doni yang jadi tukang IKN itu kan mengundurkan diri Kenapa mengundurkan diri nah ini yang aneh Ada dugaan bahwa mereka mengundurkan diri dan atau dipaksa mengundurkan diri itu karena mereka sampai sekarang belum mampu menyelesaikan target target pemerintah misalkan sengketa lahan sampai sekarang belum selesai sengketa lingkungan sampai sekarang belum selesai nyari dana investor sampai sekarang belum selesai belum ada gitu ya Ada kumpulan konsorsium Nusantara gitu apa ya Ada Alfamart ada Agung Sedayu Ada apa segala rupa yang ngumpul di situ tapi kan ya sampai sekarang juga belum ada perkembangan yang progresif dari investor-investor lokal itu gitu ya maksud saya balik lagi ke yang tadi itu e kok bisa semendadak ini dan setergesa-gesa ini bahkan sampai ininya si tukang ikn-nya mundur dan atau dimundurkan gitu ya Em ini mah saya Kalau mungkin sih ada pihak tertentu yang kredibel dan kompeten untuk menjawab pertanyaan saya kenapa setergesa-gesa itu maksudnya bukan ikn-nya yang jadi masalah itu kenapa tergesa-gesa kenapa harus ada di situ tanpa melihat tanahnya tanpa melihat lingkungannya tanpa melihat warganya di situ Kenapa harus maksa dilaksanakan dibuat di situ tanpa melihat anggarannya berapa dan tanpa melihat kemungkinan investornya dan bahkan tidak melihat momennya bahwa sekarang momen orang-orang pada sakit dan butuh anggaran yang sangat besar untuk covid eh malah disuruh ngebangun itu nah ini mah kalau misalkan ya kalau memang Pak Jokowi itu alasannya tunggal adalah untuk memiliki Legacy untuk memiliki sebuah warisan bahwa Kitalah Sayalah yang telah memindahkan ibu kota sehingga dikenang sampai itu itu motif yang benar-benar keterlaluan bisa dibilang itu benar-benar jahat gitu ya karena apa ya karena duitnya pakai duit negara duitnya pakai duit rakyat kehendak pribadi Ambisi pribadi keinginan pribadi tetapi mengorbankan anggaran negara ya Pak Jokowi bolehlah kalau memang itu ya kalau memang Alasannya itu kalau memang alasannya seperti itu ya Pak Jokowi sangat bolehlah tapi bikin ikn-nya pakai uang sendiri Pak pakai ongkos sendiri itu tanah pensiun yang di Solo itu mendingan jual untuk bikin IKN buat tambah-tambah gitu ya dapat berapa miliar gitu kan lumayan gitu kalau memang tapi ya kita berharap semoga memang ini adalah yang terbaik dan semoga ini memang momennya terbaik gitu ya Baraya itu saja ya ya semoga bermanfaat dan Anggaplah Ini adalah sebuah kritik tapi saya yakin bahwa kritik ini tetap menjadi konstruktif di benak orang-orang yang hendak untuk maju Terima kasih karena sudah menyimak saya guru Gembul asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gen z bakal jadi orang tua gagal

Ciri-ciri orang bermental miskin

Makanan untuk para koruptor