Makanan untuk para koruptor
Tulisan ini adalah transkip dari youtube guru gembul! Mohom bijak dalam menanggapi!
Assalamualaikum Selamat datang kembali di guru Gembul channel pada tahun 2016 sebuah skandal raksasa terungkap ke publik dengan terbitnya Panama paper yaitu sebuah laporan ekonomi dengan skandal yang paling mengerikan di dunia 11,5 juta dokumen yang seharusnya rahasia itu bocor dibocorkan ke publik untuk menunjukkan betapa banyaknya orang-orang di seluruh dunia yang ngemplang pajak yang mengakali pajak yang membuat perusahaan-perusahaan kang dan fiktif untuk bisa menyembunyikan harta kekayaannya agar tidak bisa dilacak oleh para petugas pajak Di antara sekian banyak orang yang dicantumkan namanya di situ ada banyak sekali orang Indonesia dan dari banyak orang Indonesia itu Pak luhud Binar Panjaitan itu masuk ke dalam jajaran orang di situ Jadi apakah Pak luhud adalah pengemplang pajak tidak ada penyedirikan lanjutan di Indonesia dan sudah dibantah oleh Beliau kemudian di tahun 2021 ada lagi sebuah temuan yang bahkan lebih besar daripada Panama paper yaitu Pandora paper di mana 11,9 juta dokumen dari transaksi-transaksi yang seharusnya tidak diketahui publik ini malah dibocorkan yang menunjukkan lagi-lagi ada banyak sekali orang-orang yang berusaha mengemplang pajak dari 11,9 juta itu itu ada banyak juga orang Indonesia dan Pak luhud binsar Panjaitan juga tertera namanya di situ ya Jadi apakah Pak luhud benar-benar pengemplang pajak Saya tidak tahu karena lagi-lagi di Indonesia tidak ada penyelidikan dan tidak ada penelitian terkait dengan keterlibatan orang-orang Indonesia jadi cukup selesai sampai di situ saja jadi walaupun ee sudah dibongkar tetapi Ya sudah diabaikan begitu saja nah tetapi yang luar biasanya kalau misalkan kita melihat riwayat paluhud itu memang paluhud itu sering muncul di mana-mana dalam cerita-cerita konspirasi dalam ee dalam ekonomi-ekonomi yang tidak diketahui gitu tidak diketahui oleh publik misalkan di tahun 2019 kita juga mengetahui ada sebuah film dokumenter yang dibuat oleh Watch Dog sexy Killers Baraya tentu saja masih mengingatnya di situ juga masih ada nama paluhud bin Sar Panjaitan sebagai orang yang menguasai pertambangan di Indonesia dan seterusnya dan seterusnya kemudian kemarin itu greenpace dan beberapa orang eh dan beberapa pihak Kemudian menceritakan dan melaporkan bahwa ada keterlibatan kepentingan paluhud di Papua yang kemudian itu diceritakan oleh Pak Haris Azhar dan ini kemudian sampai dilaporkan oleh Pak luhud bin Sar sebagai tindak pencemaran nama baik ya tetapi apapun itu untuk kegiatan-kegiatan ekonomi yang penuh konspirasi dan ada cerita dibalik dibalik dari cerita dan sebagainya Itu nama paluhu binsar Panjaitan itu selalu ada di situ gitu nah kenapa ya bisa seperti itu gitu apakah paluhu termasuk orang yang menyembunyikan harta kekayaannya atau tidak membayar pajak atau melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi yang cukup ilegal dan sebagainya kita tidak tahu lagi-lagi tidak ada penyelidikan dan hal yang semacam itu dan untuk menegaskan bahwa paluhud itu adalah seorang koruptor atau bukan misalkan atau paluhud itu adalah seorang pengemplang pajak atau bukan itu kan bukan otoritas saya bukan otoritas Baraya bukan otoritas siapapun itu kan pengadilan yang berhak untuk mengatakan seperti itu tetapi di sisi lain memang ada pernyataan-pernyataan paluhud yang EE cenderung permisif eh terhadap kegiatan-kegiatan korupsi misalkan yang kemarin yang sempat heboh juga adalah ketika pakuhud justru mengkritik KPK terkait dengan operasi tangkap tangan atau ott gitu Jadi Pak luhud itu sering mengatakan atau beberapa kali mengatakan dalam beberapa kesempatan e operasi tangkap tangan itu enggak usah dilakukan itu kan jelek gitu jadi sedikit-sedikit ott sedikit-sedikit ott ya jangan terlalu bersihlah kan Beliau pernah mengatakan ini ya jangan terlalu bersihlah kalau memang benar-benar mau bersih ya di surga aja gitu Beliau mengatakan seperti itu kemudian ada juga yang pernyataan beliau yang cukup kontroversial dan kemudian sekarang menjadi sebuah kebijakan adalah bahwa di Indonesia itu ada pelaku-pelaku bisnis sawit ilegal yang sampai menguasai tanah 3,3 juta hektar di Indonesia jadi sawit itu tidak berhak ada di situ Itu ada hutan lindung di situ Itu ada hutan produksi di situ Itu ada hutan adat di situ tapi dijadikan lahan sawit oleh orang-orang yang tidak mau kena pajak oleh orang-orang yang ya pengusaha-pengusaha yang ilegal seperti itu paluhud kemudian Justru malah mengatakan pada waktu itu 3,3 juta lahan sawit itu malah diputihkan saja sebaiknya diputihkan saja biar dapat pajak gitu jadi logika berpikirnya itu adalah ada maling tetapi maling itu bukannya ditangkap tapi ya sudahlah diizinkan saja dilegalkan saja jadi usaha ilegalnya dilegalkan saja gitu ya itu kan pernyataan juga paluhud dan cukup kontroversial juga pada waktu itu nah E saya kalau misalkan Pak luhud korupsi itu tidak tetapi kemudian permisif terhadap e korupsi itu mungkin diduga seperti itu maka di episode ini saya ingin menegaskan bahwa korupsi itu bukan hanya merugikan negara pada waktu yang temporer pada waktu yang sesaat pada waktu itu juga dan orang-orang yang dirugikan juga hanya pada sekelompok orang tertentu saja tidak Baraya jadi korupsi itu masif korupsi itu menjalar korupsi itu berbentuk jaringan sehingga dampaknya itu akan benar-benar sangat besar bukan hanya untuk hari ini tetapi untuk generasi berikutnya bukan hanya untuk satu kawasan tetapi menjalar pada kawasan-kawasan yang lain dan yang dirugikan bukan hanya satu pihak Tapi semua pihak yang ada di lingkaran korupsi itu jadi simak videonya sampai tuntas kita bahas ya untuk para koruptor please dengar video ini yuk kita mulai Pak Abraham Samad ketua KPK terdahulu itu pernah mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa seandainya korupsi di dunia pertambangan di Indonesia hilang sama sekali terhapus sama sekali maka penghasilan orang-orang di Indonesia kalau dibagi rata itu mencapai Rp20 juta per orang bahkan ketika bayi yang baru dilahirkan pun langsung dapat jatah segitu saking kayanya pertambangan di Indonesia tetapi pada faktanya adalah ketika Pak Abraham Samad mengeluarkan pernyataan itu pendapatan perkapita di Indonesia itu hanya 4.800 per bulan per orang saja artinya Apa artinya adalah berarti korupsi di pertambangan itu telah menghabisi uang rakyat Indonesia per orangnya per bulannya itu 15,2 juta per bulan per orang Rp15 juta uang yang dicuri hanya untuk korupsi di pertambangan saja jadi bukan belum korupsi sawit belum korupsi pendidikan belum korupsi Dana Desa belum korupsi pemerintahan Begini Begitu dan sebagainya hanya di pertambangan saja itu telah menghabisi uang kita 15,2 juta per bulan per orang nah uangnya ternyata bisa sangat besar seperti itu ya Iya kan kita juga mengetahui bahwa wilayah Indonesia itu sangat besar sangat subur kaya akan pertambangan dan sebagainya ya wajar kalau misalkan hilang duitnya itu segitu Tetapi kalau misalkan ada orang yang menganggap bahwa itu adalah perhitungan yang berlebihan Mari kita bikin simulasi imajinatif tentang bagaimana kerugian kita akibat korupsi gitu ya saya menjelaskan dalam cerita-cerita imajinatif tetapi Tolong perhatikan ini baik-baik jadi em kawannya kawan saya itu punya kawan dan dia menceritakan bahwa kawannya itu adalah seorang kontraktor eh kontraktor itu pernah menjadi saksi atas sebuah peristiwa yang sangat unik Jadi ceritanya adalah ada bagian dari pemerintah Indonesia yang mengumumkan Yuk kita tender karena pemerintah Indonesia akan membuat sebuah jalan tol dari Sabang sampai Marauke Siapa yang mau menjalankannya gitu ya Nah banyak sekali perusahaan-perusahaan yang kemudian ngajuin proposal di antaranya adalah perusahaan dari Cina mereka mengatakan bahwa Kak kami bisa bikin jalan tol dari Sabang sampai Marauke dengan uang proyek itu 300 miliar dolar boleh enggak kami terima tender ini Oh segitu Kenapa harus 30 miliar dolar ya ongkos produksinya sebenarnya Cuma 25 miliar dolar tapi kami minta 5 miliar dolar saja sebagai untung bagi perusahaan kami Oh wajar wajar terus datang lagi proposal dari Jepang kami bisa bikin E Jalan Raya jalan tol dari Sabang sampai Marauke tapi kami minta 50 miliar dolar ya ini memang lebih besar tapi kan Ini teknologi Jepang lebih lama lebih tahan gempa perawatan lebih minim dan sebagainya bahkan bunga utangnya juga lebih kecil Gimana kalau misalkan seperti itu Ini teknologi Jepang mau enggak e gimana itu perhitungannya perhitungannya adalah bahwa 40 miliar dolarnya itu sebenarnya untuk mengerjakan projeknya Jadi kami hanya minta untung sekitar 10 miliar dolar saja oh gitu ya oke ya okelah Kemudian datang lagi proposal berikutnya dari perusahaan lokal jebreng kami anti Aseng anti asing kami akan ajukan proposal ini berapa e proyek membangun dari jalan tol dari Sabang sampai Merauke kemudian mereka mengajukan 100 miliar dolar Woh kok ini yang paling mahal ya karena ini lokal ini anti asing anti Aseng Oh gitu ya Tapi kok mahal sekali berapa ini perhitungan nya kurang lebihnya ya perhitungannya adalah sebagai berikut Pak 30 miliar dolar itu akan digunakan untuk membayar orang Cina yang tadi itu untuk membangun 10 miliar dolar itu akan kita gunakan untuk menutup mulut orang-orang yang akan memeriksa kasus ini dan 60 miliar dolarnya akan kita bagi berdua 30 miliar dolar buat bapak 30 miliar dolar buat saya jadi korupsi di situ Oh gitu ya wah ini anti Aseng anti asing Pak jadi tidak pakai asing-asingan Oh gitu ya Oke jadi ini adalah perusahaan lokal nanti saya akan sampaikan ke dunia internasional bahwa ini yang menggerapnya adalah perusahaan lokal gitu oke deal deal akhirnya Apa akhirnya jadilah Deal ternyata yang kerja itu adalah orang-orang Cina yang tadi 30 dolar itu eh 30 miliar dolar itu untuk bikin projek jalan yang sangat besar dan sangat luas itu begitu sedangkan yang 10 Miliar untuk nyogok Hakim nyogok polisi nyogok apa segala rupa semoga mereka semuanya bisa tersogok kemudian ee 10 miliar 30 Miliar dolarnya untuk orang-orang yang main di situ gitu nah artinya Apa artinya korupsinya di situ terjadi besar-besaran sekali artinya Apa artinya Indonesia enggak ada angin Enggak ada hujan kehilangan duit 70 miliar dolar hanya untuk bikin proek itu padahal harusnya 30 miliar aja tetapi ini sampai 100 miliar dolar ya kenapa bisa seperti itu ya korupsi memang bergerak dengan cara seperti itu akhirnya apa ruginya bukan hanya pada waktu itu saja 7 miliar dolar ruginya itu adalah berarti Indonesia akan terus-terusan terbebani oleh biaya utang Indonesia akan terbebani oleh biaya perawatan karena itu buatan yang paling murah yang dari Cina yang paling murah itu maka beban perawatan juga akan terus-terusan dipegang sama orang Indonesia dibayarkan sama orang Indonesia kemudian bahwa itu juga akan membuat orang-orang Indonesia terlena berpikir bahwa itu adalah produk lokal padahal itu adalah produk Cina di satu sisi kita akan ketergantungan terus-terus sama teknologi Cina di sisi lain kita terlena kita berpikir bahwa ah itu sudah teknologi Indonesia sudah ini jadi tidak ada pengembangan-pengembangan lagi dan tidak ada tuntutan-tuntutan untuk melakukan pengembangan karena berpikirnya adalah bahwa itu adalah produk Indonesia Nah kebayangkan betapa besarnya bahaya korupsi itu jadi bukan hanya berurusan dengan uang pada waktu itu yang habis sampai 70 miliar dolar tetapi juga yang lain-lainnya nah walaupun cerita saya ini adalah imajinasi tetapi bakaya bisa menemukan realitas di lapangan itu banyak yang modudusnya seperti itu gitu nah jadi korupsi itu memang benar-benar menghabisi atau misalkan kita ambil contoh yang lain lah ya korupsi itu betapa betapa korupsi itu benar-benar merusak gitu eh Saya punya teman eh dan teman saya itu punya teman yang punya teman dari temannya lagi Dan katakanlah namanya itu adalah si teman si teman itu dia adalah guru honorer tetapi suatu waktu eh dia aduh kok jadi guru honorer ya kecil Ya udah dia pengin jadi PNS jadi PNS itu sebenarnya bukan dorongan pribadi bukan keinginan untuk mengabdi tetapi karena ingin mendapatkan uang yang berlebih gitu Nah akhirnya masuklah dia ke PNS Tetapi dia juga sadar bahwa ternyata betapa susahnya untuk masuk ke PNS itu Betapa sulitnya karena itu dia langsung mempersiapkan banyak sekali uang suap nah bayar sekian Rat sekian ratus juta uang suap gitu ya akhirnya dia jadi PNS Tara setelah jadi PNS S dia berpikir-pikir bahwa Wah saya sudah mengeluarkan uang cukup banyak tetapi gaji saya tidak terlalu besar untuk ini maka dia langsung melakukan tindakan-tindakan yang berhubungan dengan Korupsi atau penggelapan dana Dar dari situ saja kita lihat betapa banyak korupsinya coba Siapa yang dirugikan di situ yang dirugikan itu tentu saja pertama adalah orang jujur jadi ada orang jujur yang Tentu saja tidak nyogok yang tentu saja dia itu berkompeten tetapi tidak masuk sebagai PNS dan digantikan oleh orang bodoh yang munafik orang yang enggak ngerti soal kerjaannya Dan orang yang begitu berani untuk melakukan tindakan korupsi itu adalah orang yang tidak benar tetapi dia yang jadi pns-nya sedangkan orang yang layak jadi pns-nya tidak masuk ke situ jadi kerugiannya luar biasa untuk orang yang jujur masuklah orang jahat itu dan setelah itu dia melakukan korupsi Siapa yang dirugikan rakyat yang ini karena apa Karena sejak dia akhirnya masuk jadi PNS kemudian naik jadi kepala dinas misalkan jadi yang yang kayak gitu kayak gitu itu uang sekolah yang seharusnya gratis misalkan itu jadi ada pungutan-pungutan coba Baraya hitung ya coba ini saya tanya kepada Baraya saya konfirmasi kepada Baraya kan di dalam undang-undang itu SD SMP di Indonesia itu gratis tidak ada pungutan apapun yang sekolah negeri sekarang saya tanya buat Baraya yang Anaknya sekolah negeri apakah masih ada pungutan atau enggak Nah itulah Masalahnya tuh di situ gitu jadi enggak ada pungutan malah tetap ada pungutan apa Kadang ini enggak cukup itu enggak cukup apa segala rupa kayak gitu kan Nah itu realitasnya seperti itu akhirnya masyarakat yang dirugikan ada studi tour lah ada uang seragam lah Ada apa dan sebagainya dia yang main di situ Nah setelah itu yang dirugikannya siapa institusinya yaitu Kementerian Pendidikan dinas pendidikan karena apa Karena dia mempekerjakan orang yang tidak berkompeten tidak kapabel tetapi sangat tidak jujur dia merugikan institusi itu dalam dua hal dalam uang yang sangat tidak efisien banyak kebocoran di mana-mana dan kinerjanya yang buruk sekarang di dinas-dinas itu kinerja orang- orangang itu memang enggak becus karena dia enggak ngerti soal pendidikan misalkan kan ini kasusnya di dunia pendidikan dia enggak ngerti soal pendidikan dia enggak paham pendidikan dia enggak paham soal pengelaluan keuangan Tetapi dia ambil semua tugas-tugas itu akhirnya apa dia bikin misalkan acara-acara rapat acara rapatnya gede di hotel mewah apa tapi enggak ada hasilnya gitu hanya untuk dilaporkan di akhir tahun a aja gitu jadi akhirnya apa ruginya besar gitu kemudian misalkan bikin ee studi banding ke luar negeri Ya cuman buat Pelesiran hasilnya enggak ada sama sekali jadi betapa besar kerugian negara karena bikin acara-acara besar-besaran mewah mahal tetapi hasilnya tidak ada sama sekali Nah itu kan hasil dari orang yang masuk ke PNS dari hasil nyogok gitu jadi besar sekali dan yang luar Biasanya apa lebih besarnya lagi ketika lembaga pendidikan ketika dinas pendidikan ketika dunia pendidikan Kementerian Pendidikan tidak bisa menyelenggarakan pendidikan dengan sebaik-baiknya maka apa yang terjadi anak-anak menjadi korban dari kurikulum yang salah dari penyelenggaraan pendidikan yang enggak benar akhirnya apa anak-anak Indonesia sekarang trauma belajar anak-anak Indonesia sekarang kemampuan berlogikanya salah satu yang paling rendah di seluruh dunia kemampuan bahasanya salah satu yang paling rendah di dunia kemampuan menulisnya dan membacanya salah satu yang paling rendah di seluruh dunia kemampuan iq-nya itu cuma 78 itulah hasil dari pendidikan yang salah hasil dari pendidikan yang bobrok Kenapa hasil pendidikan kita salah Bukankah anggaran pendidikan di Indonesia itu sangat-sangat besar Iya sangat besar tetapi banyak korupsi di situ banyak orang-orang yang menyelenggarakan pendidikan itu Justru malah merusak malah untuk kepentingannya sendiri hanya untuk laporan saja buat formalitas buat apa karena dia sendiri enggak paham dan enggak ngerti soal dunia pendidikan akhirnya Apa akhirnya kacau luar biasa dan anak-anak yang hasil dari korban pendidikan yang salah di masa depan Dia tidak punya keahlian apapun dia tidak punya skill apapun akhirnya apa ketika dia nanti mau ngelamar kerja jadi PNS dia nyogok lagi karena dia enggak ngerti bagaimana cara kerjanya karena memang di sekolah memang tidak diajarkan akhirnya apa pnspns berikutnya itu akan menjadi PNS yang dipenuhi oleh orang-orang yang nyogok dan akhirnya apa enggak paham semuanya soal kerjanya Jadi korupsi hanya satu orang yang tadi itu yang masuk lewat jalur nyogok itu ternyata merusak sekali bukan hanya untuk generasi sekarang tapi generasi-generasi berikutnya bukan hanya untuk ee dinas itu saja tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia kader-kader orang Indonesia yang seharusnya masa depannya cerah dan masa depannya berpengetahuan itu hancur gara-gara mereka tidak mengenyam pendidikan yang layak gara-gara orang-orang yang menyelenggarakan pendidikan tidak layak Nah dari korupsi itu rusaknya seperti itu Jadi kalau misalkan Pak luhud mengatakan atau mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang saya duga itu adalah pernyataan yang cenderung permis terhadap korupsi maka itu harus kita tinjau ulang karena korupsi itu bukan hanya hanya hari itu saja merusaknya tetapi keseluruhan gitu ya saya jadi makin marah-marah ini tapi kasus-kasusnya banyak sekali Baraya tentu saja sudah mengetahui itu kasus-kasusnya sudah jelas dan sudah banyak Eh jadi saya pengin Akhiri Saja video ini dengan sebuah pernyataan please lah buat para koruptor saya tahu Baraya banyak yang nonton video ini buat para koruptor pleaselah bertobat please lah jangan merusak secara berkelanjutan masyarakat Indonesia Indonesia tuh kaya luar biasa Indonesia tuh luas luar biasa dengan potensi kekayaan alam dengan potensi sumber daya manusia yang sangat-sangat besar jangan rusak itu kalau Baraya percaya sama Tuhan kalau Baraya masih ingat adanya neraka please lah berhenti untuk melakukan korupsi sekarang juga terima kasih karena sudah menyimak saya guru Gembul asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar
Posting Komentar